明け方に慶州でM4.0の地震「安全地帯は昔」=韓国
Gempa M4.0 melanda Gyeongju saat fajar: ``Dulu zona aman'' = Korea Selatan
Pada tanggal 30 pagi, gempa berkekuatan (M) 4.0 terjadi di Kota Gyeongju, Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan. Ini merupakan gempa darat terbesar yang terjadi di Semenanjung Korea tahun ini.
. Pasca gempa utama, setidaknya terjadi lima kali gempa susulan. Karena struktur geologinya, Semenanjung Korea terletak di dalam Lempeng Eurasia dan diklasifikasikan sebagai "zona aman gempa" dibandingkan negara-negara seperti Jepang, namun frekuensi gempa bumi akhir-akhir ini meningkat.
Telah ditunjukkan bahwa bagaimanapun Anda melihatnya, Anda tidak merasa aman. Administrasi Meteorologi Korea mengumumkan bahwa gempa M4.0 terjadi pada pukul 04:55:25 di wilayah 19 km timur-tenggara Kota Gyeongju, Provinsi Gyeongsang Utara. Gempa bumi
Sumbernya berada di 35,79 Lintang Utara, 129,42 Bujur Timur, dan kedalaman pusat gempa 12 km. Penyebab gempa yang dianalisis adalah pergerakan sesar transformasi utara-selatan atau timur-barat. mengubah kesalahan
Berbeda dengan sesar normal atau sesar terbalik, yang mana lempeng tertarik atau terdorong, gempa ini merupakan gempa bumi yang permukaan batasnya bergerak secara horizontal. Segera setelah wabah terjadi, Badan Meteorologi Jepang mengirimkan peringatan darurat tidak hanya ke Gyeongbuk dan daerah sekitarnya, tetapi juga ke Seoul dan wilayah lain di negara tersebut.
Pesan darurat bencana dikirimkan meminta masyarakat berhati-hati terhadap benda jatuh dan gempa susulan. Gempa ini merupakan gempa daratan terbesar di Semenanjung Korea yang dilaporkan tahun ini. terekam pada seismograf
Gyeongbuk memiliki intensitas seismik maksimum tertinggi yaitu 5 (standar Korea). Hampir semua orang merasakan guncangan, piring dan jendela pecah. Daerah terdekat Ulsan (Ulsan) memiliki intensitas seismik 4, dan Gyeongsangnamdo (Gyeongsangnam)
Busan (Do) dan Busan merekam 3. Selanjutnya, gempa ini terjadi di wilayah yang dekat dengan lokasi terjadinya gempa Gyeongju (M5.8) tahun 2016 dan Pohang tahun 2017 (M5.4), serta
Kecemasan masyarakat semakin meningkat. Menurut Kementerian Administrasi dan Keamanan Publik, hingga pukul 11.00, 132 laporan mengenai orang yang merasakan getaran telah diterima secara nasional. Di Busan, seorang pria berusia 60-an tahun dikejutkan oleh suara pesan darurat bencana.
Terjadi kecelakaan yang menyebabkan seseorang terjatuh dari tempat tidur dan terluka. Kekhawatiran di masa depan adalah meningkatnya gempa bumi. Tahun ini, dilaporkan terjadi 99 gempa berkekuatan M2.0 atau lebih tinggi di Semenanjung Korea dan perairan sekitarnya.
Ta. Ini adalah tahun keempat gempa bumi paling sering terjadi sejak Badan Meteorologi Jepang memulai layanan pelaporan gempa pada tahun 1978. Menurut Laporan Gempa Badan Meteorologi Jepang, terdapat △68 gempa bumi berkekuatan M2.0 atau lebih tinggi di Korea Selatan pada tahun 2020, dan △2
70 kasus pada tahun 2021, 77 kasus pada tahun 2022. Tahun ini (99 kasus) meningkat lebih dari 20% dibandingkan tahun lalu (77 kasus). Peningkatan gempa bumi di Semenanjung Korea akhir-akhir ini disebabkan oleh Gempa Besar Jepang Timur yang terjadi pada tahun 2011.
Beberapa ahli berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh pengaruh Namun, seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang mengatakan, ``Ada klaim bahwa gempa Gyeongju tahun 2016 dan gempa Pohang tahun 2017 terjadi akibat Gempa Besar Jepang Timur, namun hal ini tidak terjadi.''
Tidak ada pendapat bulat di dunia akademis mengenai apakah hal ini berdampak.''Frekuensi gempa bumi bervariasi dari tahun ke tahun, jadi kami perlu memastikan lebih lanjut penyebab pastinya.''
Para ahli mendesak agar desain tahan gempa, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir, harus diperkuat dan langkah-langkah keselamatan gempa harus diambil. Profesor Emeritus Yoo In-chan dari Departemen Geologi Universitas Kyungbuk berkata, ``Ada hal-hal tak kasat mata di bawah tanah di Korea Selatan.
Berbagai patahan berkembang, dan seiring dengan perubahan iklim, struktur bawah tanah juga akan berubah.''Bahkan di daerah yang belum pernah terjadi gempa bumi pun, gempa bumi tetap terjadi, jadi kita perlu bersiap-siap.''
2023/11/30 21:36 KST
Copyrights(C) Edaily wowkorea.jp 78