Presiden Lee, yang saat ini sedang mengunjungi Afrika Selatan untuk menghadiri KTT G20, berbicara dengan media pemerintah Turki Anadolu Agency menjelang kunjungan kenegaraannya ke Turki.
Dalam sebuah wawancara, ia menekankan, "Visi pemerintah kami jelas. Ini adalah awal dari era baru koeksistensi damai dan kesejahteraan bersama yang melampaui permusuhan dan konflik."
Ia menambahkan, “Perdamaian bukanlah hal yang mustahil,” dan “Melalui tekad dan kerja sama, kita dapat memulihkan kepercayaan dan melanjutkan dialog,
Presiden Lee juga berbicara tentang hubungan dengan Tiongkok. "Korea memiliki hubungan yang sederhana dengan Amerika Serikat dan Tiongkok," ujarnya.
"Alih-alih 'diplomasi berimbang', kami akan mengupayakan diplomasi praktis yang berfokus pada kepentingan nasional dan merespons perubahan situasi dengan cepat," ujarnya. "Korea Selatan juga akan bekerja sama dengan Tiongkok untuk menciptakan area kerja sama horizontal baru."
Ia melanjutkan, "Dari segi keamanan, kita harus memastikan stabilitas regional dengan menjaga hubungan persahabatan dengan Tiongkok, yang berpusat pada aliansi Korea Selatan-AS yang berorientasi masa depan, agar tidak memicu perlombaan senjata di Asia Timur Laut."
"Kami akan memainkan peran sebagai jembatan," tegasnya.
2025/11/24 08:07 KST
Copyrights(C) Herald wowkorea.jp 96
